Tekmindo News – Industri otomotif nasional terus mengalami perkembangan yang signifikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan bermotor. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), untuk terjun langsung ke dunia kerja maupun membangun usaha mandiri di bidang otomotif.
Jurusan Teknik Kendaraan Ringan menjadi salah satu program keahlian yang banyak diminati karena memiliki prospek kerja yang luas dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Selama masa pendidikan, siswa dibekali keterampilan praktik mengenai perawatan, perbaikan, hingga sistem kerja kendaraan modern berbasis teknologi.
Kepala Program Keahlian TKR menyampaikan bahwa perkembangan teknologi kendaraan membuat kebutuhan tenaga mekanik profesional terus meningkat. Tidak hanya bengkel umum, berbagai perusahaan otomotif dan industri transportasi juga membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan teknis dan siap kerja.
“Lulusan Teknik Kendaraan Ringan memiliki peluang besar karena dunia otomotif terus berkembang. Saat ini kendaraan sudah menggunakan sistem injeksi dan teknologi digital, sehingga dibutuhkan tenaga kerja yang memahami teknologi kendaraan modern,” ujarnya.
Selain memiliki peluang kerja di bengkel resmi maupun perusahaan otomotif, lulusan TKR juga dapat bekerja sebagai mekanik, teknisi servis, operator alat berat, hingga tenaga maintenance kendaraan di berbagai sektor industri. Bahkan, tidak sedikit lulusan yang memilih membuka bengkel mandiri dan usaha jasa perawatan kendaraan.
Untuk meningkatkan kompetensi siswa, sekolah juga rutin melaksanakan praktik kerja industri (Prakerin), pelatihan kompetensi, serta kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri. Melalui program tersebut, siswa mendapatkan pengalaman langsung di lapangan sehingga lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus.
Salah satu siswa kelas XII TKR mengaku optimistis dengan peluang karier di bidang otomotif. Menurutnya, pembelajaran praktik yang diterapkan di sekolah sangat membantu dalam memahami dunia kerja secara nyata.
“Kami belajar langsung tentang mesin kendaraan, tune up, sistem kelistrikan, hingga teknologi injeksi. Pengalaman praktik ini membuat kami lebih percaya diri untuk bekerja setelah lulus,” ungkapnya.
Di tengah perkembangan industri otomotif yang semakin modern, lulusan Teknik Kendaraan Ringan diharapkan mampu menjadi tenaga profesional yang kompeten, inovatif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha. Jurusan ini juga menjadi salah satu pilihan tepat bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat di bidang otomotif. (Adelia)


